Audiensi dengan Konsulat Jenderal RI di Penang Bahas Kerja Sama Sister Geopark Toba Caldera dan Lenggong Geopark
Selasa, 18 Agustus 2026Medan, 10 Agustus 2026 — Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (BPTC-UGGp) Provinsi Sumatera Utara menerima satu mahasiswa Universitas Katolik (UNIKA) Santo Thomas Medan sebagai peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL)/magang di lingkungan Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark. Kegiatan PKL tersebut dilaksanakan selama satu bulan, terhitung mulai **10 Agustus hingga 9 September 2026
Mahasiswa yang mengikuti program PKL tersebut adalah Ezra Efraim Nathanael , mahasiswa Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Katolik Santo Thomas Medan , dengan Dra. Rosa Maria Simamora, M.Hum.
sebagai dosen pembimbing.
Program PKL ini menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktis sekaligus mengimplementasikan kompetensi akademik yang telah diperoleh selama perkuliahan. Melalui keterlibatan langsung di lingkungan pengelolaan Toba Caldera UNESCO Global Geopark, mahasiswa diharapkan dapat memahami bagaimana kemampuan bahasa, kreativitas, komunikasi, dan literasi dapat diterapkan dalam mendukung pengembangan serta promosi geopark.
Dalam pelaksanaan PKL, Ezra mengangkat tema “Memanfaatkan Board Game menjadi Bahan Promosi 16 Geosite di Kawasan Toba Caldera UNESCO Global Geopark.” Tema tersebut diarahkan untuk mengembangkan media promosi yang edukatif, interaktif, dan menarik dengan memanfaatkan konsep “Board Game” sebagai sarana untuk memperkenalkan keberagaman geosite yang terdapat di kawasan Toba Caldera UNESCO Global Geopark.
Pemanfaatan “Board Game” sebagai media edukasi dan promosi diharapkan dapat menghadirkan pendekatan yang lebih kreatif dalam menyampaikan informasi mengenai warisan geologi, keanekaragaman hayati, sejarah, budaya, serta kehidupan masyarakat yang menjadi bagian dari identitas kawasan geopark. Selain sebagai media permainan, konsep tersebut juga dapat dikembangkan sebagai sarana pembelajaran yang mendorong pemain untuk mengenal karakteristik dan nilai penting setiap geosite secara lebih menyenangkan dan mudah dipahami.
Sebelum memulai rangkaian kegiatan PKL, mahasiswa memperoleh pengenalan mengenai konsep dasar geopark, prinsip pengelolaan “UNESCO Global Geopark”, serta potensi geologi, budaya, dan keanekaragaman hayati yang dimiliki kawasan Toba Caldera UNESCO Global Geopark. Pemahaman tersebut menjadi bekal penting dalam mengembangkan ide dan materi yang relevan dengan kebutuhan promosi serta edukasi geopark.
Manager Divisi Kerja Sama, Promosi dan Publikasi BPTC-UGGp, Tikwan Raya Siregar, S.S., M.Si., turut memberikan arahan dan diskusi awal kepada mahasiswa terkait pemanfaatan potensi kawasan geopark sebagai sumber informasi dan materi promosi. Diskusi tersebut mencakup pentingnya penyampaian informasi geopark secara komunikatif, kreatif, dan dapat menjangkau berbagai kelompok masyarakat, khususnya generasi muda.
Melalui kegiatan PKL ini, BPTC-UGGp tidak hanya memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung, tetapi juga membuka peluang bagi pengembangan gagasan dan inovasi dari kalangan akademik. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pengelola geopark diharapkan dapat menghasilkan berbagai bentuk media edukasi dan promosi yang mendukung peningkatan pemahaman serta apresiasi masyarakat terhadap nilai-nilai warisan Toba Caldera UNESCO Global Geopark.
Kehadiran mahasiswa PKL juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan antara BPTC-UGGp dan Universitas Katolik Santo Thomas Medan, khususnya dalam bidang pendidikan, literasi, promosi, dan pengembangan pariwisata berkelanjutan. Selama satu bulan pelaksanaan PKL, mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi melalui ide, kreativitas, dan kompetensi yang dimiliki sekaligus memperoleh pengalaman berharga dalam memahami praktik pengelolaan dan promosi geopark di tingkat lokal hingga internasional.
Selamat datang dan selamat belajar, Ezra Efraim Nathanael! Semoga pelaksanaan PKL di Toba Caldera UNESCO Global Geopark menjadi pengalaman akademik dan profesional yang bermanfaat serta menghasilkan inovasi kreatif bagi pengenalan dan promosi 16 geosite kepada masyarakat luas.