Menyelamatkan Danau Toba Tanggung Jawab Kita Bersama
Rabu, 21 Januari 2026Sumatera Utara — Kawasan Toba Caldera UNESCO Global Geopark bersiap menjadi pusat perhatian dunia pada tahun 2026 melalui rangkaian event berskala internasional, nasional, hingga daerah yang tersebar di tujuh kabupaten kawasan Danau Toba. Berbagai agenda ini dirancang untuk memperkuat posisi Danau Toba sebagai destinasi unggulan sport tourism, budaya, dan pariwisata berkelanjutan.
Pada level Provincial Events, Toba Caldera akan menjadi tuan rumah tiga event besar dunia. Aquabike World Championship 2026 akan kembali digelar di perairan Danau Toba, melibatkan pembalap jetski profesional dari berbagai negara yang berlaga di lintasan perairan terbuka dengan latar megah kaldera Toba. Event ini akan berlangsung di wilayah Kabupaten Toba dan Samosir.
Selanjutnya, F1H2O World Championship 2026 akan hadir sebagai ajang balap perahu motor kelas dunia yang masuk dalam kalender resmi Union Internationale Motonautique (UIM). Tidak hanya menyajikan kompetisi olahraga air berkecepatan tinggi, F1H2O juga menjadi sarana promosi destinasi, budaya, dan ekonomi kreatif lokal Sumatera Utara.
Event internasional lainnya adalah Trail of The Kings™ by UTMB®, sebuah ajang lari trail bergengsi dunia yang menjadi bagian dari UTMB® World Series. Event ini akan digelar pada Juni 2026 di Kabupaten Samosir, membawa pelari dari berbagai negara menyusuri jalur alam yang terinspirasi dari jejak sejarah Raja-raja Batak, dengan lanskap ikonik Toba Caldera UNESCO Global Geopark.




Selain event internasional, tahun 2026 juga akan diramaikan oleh event daerah di tujuh kabupaten kawasan Toba Caldera. Di antaranya Pesta Horas di Kabupaten Toba, Pesona Humbang Hasundutan, Pesta Budaya Njuah-Njuah dan Festival Bunga dan Buah Karo, Festival Ulos dan Fashion serta Festival Kopi Danau Toba II di Tapanuli Utara, hingga berbagai agenda di Kabupaten Samosir seperti Powerfit Triathlon, Samosir Music International, dan Samosir International Choir Competition.
Rangkaian event ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga memperkuat pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat lokal, serta pengembangan ekonomi kreatif di kawasan Danau Toba. Dengan kolaborasi pemerintah daerah, pengelola geopark, dan masyarakat, Toba Caldera UNESCO Global Geopark menegaskan komitmennya sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang berkelanjutan.
